https://www.youtube.com/shorts/ESUuYmbN5I8

Ketebalan Maksimal Laser Cutting yang Aman

Ketebalan Laser Cutting – Mesin laser cutting banyak dipakai untuk memotong berbagai material dengan ketebalan tertentu. Mesin ini mampu memberikan hasil potongan yang presisi, namun hasil pemotongan yang rapi juga dibarengi dengan ketentuan toleransi pemotongan.

Apa itu toleransi laser cutting?

Ini adalah perbedaan ketebalan yang masih bisa diterima oleh mesin laser cutting antara ukuran desain pada CAD File dengan ukuran hasil potong.

Misalnya kalau pada desain dirancang ukuran 100 mm dengan toleransi kurang lebih 0,1 mm, maka meski nanti hasil potong jadinya adalah antara 99,9 mm sampai 100,1 mm maka hal tersebut tetap dianggap masih sesuai alias masih ditoleransi.

Jadi semakin kecil nilai toleransinya, maka hasil potongan pun juga akan semakin presisi. Selain itu, ketebalan material pun juga berpengaruh pada tingkat toleransi karena makin tebal material yang dipotong, maka akan susah laser mempertahankan akurasi yang tinggi.

Inilah yang menjadi alasan kenapa penting paham hubungan antara ketebalan material dengan toleransi. Karena kedua faktor ini menentukan hasil potongan mesin laser cutting bisa sangat presisi atau tidak.

Ketebalan Laser Cutting

Berapa Ketebalan Maksimal Laser Cutting yang Aman Berdasar Materialnya?

Kemampuan pemotongan yang presisi pada mesin laser cutting dipengaruhi dengan ketebalan material yang akan dipotong. Berikut beberapa contoh ketebalan umum maksimal laser cutting yang aman:

  • Ketebalan stainless steel

Stainless steel dipakai untuk membuat banyak produk seperti signage, neon box, dan banyak komponen dekoratif lainnya. Ketebalan laser cutting untuk stainless steel yaitu sekitar 0,3 mm – 12 mm. Contohnya pada signage atau dekoratif biasanya memakai ketebalan 0,8 – 2 mm. Sementara untuk kebutuhan industri dan struktur ringan maka ketebalan 3 – 6 mm sudah cukup.

  • Ketebalan plat besi

Besi adalah material yang juga bisa dipotong dengan mesin laser cutting. Untuk hasil yang terbaik maka ketebalan yang umum digunakan sekitar 0,5 – 20 mm, tapi itu masih tergantung daya mesin yang dipakai pula. Jika pemotongan dilakukan untuk besi dengan ketebalan 10- 20 mm maka diperlukan mesin dengan daya minimal 4 – 6 kW.

  • Ketebalan aluminium

Ketebalan yang bisa dipotong dengan mesin laser cutting pada material aluminium berkisar antara 0,5 – 10 mm. Misalnya untuk keperluan panel dekoratif maka ketebalan sekitar 1 – 3 mm sudah cukup. Sedangkan untuk kebutuhan struktural bisa memakai ketebalan 6 – 10 mm.

  • Ketebalan akrilik

Ketebalan laser cutting untuk akrilik yang umum antara 1 – 20 mm. Material ini bisa dipakai untuk banyak kegunaan misalnya:

  • Kebutuhan signage atau display ringan sekitar 2 – 5 mm
  • Kebutuhan produk 3D atau display box sekitar 8 – 10 mm

Sementara untuk ketebalan di atas 15 mm bisa dipotong dengan polishing tambahan yang gunanya agar material bisa tetap jernih.

  • Ketebalan kayu dan MDF

Kayu serta MDF banyak dipakai pada industri furniture dan interior dengan ketebalan sekitar 2 – 15 mm. Misalnya pada kayu untuk furniture ringan, ketebalan material 6 – 10 mm bisa digunakan.

  • Ketebalan kuningan / tembaga

Ketebalan untuk bahan logam ini berkisar antara 8 – 10 mm dan pemotongan disarankan memakai mesin laser CNC dan bukan laser biasa. Karena memang logam ini agak susah dipotong.

Berapa Toleransi Laser Cutting yang Umum Digunakan?

Sementara itu nilai toleransi untuk ketebalan laser cutting tergantung jenis materialnya serta kemampuan jenis mesin. Beberapa contoh toleransi yang umumnya dijumpai seperti:

Jenis Mesin Toleransi Umum
CO2 laser +/- 0,2 mm sd. +/- 0,1 mm
Fiber laser +/- 0,1 mm sd. +/- 0,05 mm
CNC kombinasi Sampai dengan +/- 0,03 mm

Tapi perlu dipahami bahwa angka-angka di atas masih bergantung pada jenis material, kondisi mesin laser cutting yang dipakai, serta operatornya.

Bagaimana Menjaga Toleransi Laser Cutting Agar Tetap Presisi?

Meski laser cutting memang memiliki tingkat presisi yang tinggi tapi hasil akurasi pemotongan tetap dipengaruhi banyak hal. Misalnya dari ketebalan laser cutting dan jenis material, kondisi mesin, sampai dengan pengalaman operatornya.

Karena itu ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar tingkat presisi tersebut tetap terjaga baik:

  • Menggunakan desain CAD yang akurat

Proses laser cutting diawali dengan memasukkan desain berupa CAD file ke dalam komputer. Dan desain inilah yang akan dipotong dengan mesin laser dengan material yang sudah dipilih. Sebaiknya pastikan bahwa tiap detail desainnya dari ukuran, bentuk, serta dimensi tetap akurat supaya hasil pemotongan juga presisi.

  • Pilih mesin laser yang tepat

Berbeda jenis mesin laser maka berbeda pula tingkat presisinya. Kemampuan mesin dipengaruhi dengan banyak faktor misalnya jenis laser (contoh fiber laser atau CO2), teknologi yang dipakai, sistem kontrol, daya laser, dll. Memilih mesin laser yang sesuai akan membantu hasil potong yang semakin akurat.

  • Melakukan uji potong sebelum produksi massal (test cut)

Penting sebelum memproduksi massal, lakukan tes atau uji coba pemotongan. Hal ini demi memastikan bahwa hasil potong sudah sesuai dengan ukuran yang diinginkan atau masih perlu penyesuaian.

  • Gunakan material yang berkualitas

Kualitas material juga akan berpengaruh pada hasil presisi pemotongan dan tingkat toleransi laser cutting. Jika ada material dengan ketebalan laser cutting yang tidak seragam atau ada permukaan kurang rata, maka hasil potong akan jadi kurang presisi. Karena itu pakailah material yang berkualitas tinggi dengan permukaan yang rata.

https://www.youtube.com/shorts/ESUuYmbN5I8

Apa Fungsi Toleransi Ketebalan Laser Cutting?

Toleransi memiliki peran penting karena untuk memastikan bahwa hasil ukuran pemotongannya benar-benar presisi. Beberapa fungsi ukuran toleransi pada ketebalan mesin laser cutting ini fungsinya:

  • Memastikan kesesuaian ukuran antar komponen: Pada banyak proyek manufaktur, hasil pemotongan masih harus dirakit per bagian material. Memastikan toleransi tetap presisi maka tiap bagiannya bisa saling terpasang baik dan tidak meleset.
  • Mencegah limbah material: Material yang salah potong ukurannya maka pastinya sudah tidak bisa digunakan dan berakhir sebagai sampah / limbah industri.
  • Meningkatkan kualitas hasil akhir: Produk dengan ukuran dan ketebalan yang pas, maka kualitasnya akan sangat tinggi. Hal ini penting untuk kepuasan customer.
  • Produksi selalu konsisten: Terutama dalam produksi massal, tiap komponen sebaiknya punya tingkat presisi ukuran yang seragam dan konsisten demi menjaga kualitanya pula.

https://www.youtube.com/shorts/ESUuYmbN5I8

Kenapa Pioner Laser untuk Hasil Produksi Laser Cutting Terbaik?

Semakin sedikit kesalahan pada ukuran dan ketebalan yang ada maka semakin menghemat waktu dan biaya. Selain itu hasil produksi juga akan jadi semakin baik sesuai keinginan.

Pioner Laser merupakan jasa advertising dan reklame yang memastikan kualitas produk laser cutting terbaik. Dengan ketebalan laser cutting yang pas dan jenis material berkualitas tinggi, maka produk-produk laser cutting seperti signage, reklame, neon box, dll. dari kami akan jauh lebih akurat.

Untuk mendapatkan produk terbaik ini maka segeralah terhubung dengan kami melalui 0812 9083 3335 atau email ke info@pionerlaser.com.

post

Write a Comment